Mungkin belakangan ini banyak diantara teman-teman pengguna jasa layanan Telkomsel flash unlimited merasa kesal atas ulah operator telekomunikasi terbesar di Indonesia ini. Sebut saja soal speed yang makin hari makin lemot, banyak situs yang tidak bisa diakses, susah untuk melakukan koneksi (dialling) serta caching DNS yang terlalu lama. Untuk soal speed dan susahnya melakukan koneksi, mungkin masih di maklumi karena pengguna Telkomsel flash unlimited ini cukup banyak, sehingga masih bisa dikategorikan sebagai hal yang wajar jika situasi ini tetap terjadi.
Namun, bagaimana dengan masalah situs yang tidak bisa dibuka serta caching DNS yang terlalu lama? Untuk hal ini, sepertinya tidak bisa di tolerir lagi karena benar-benar sangat mengganggu. Coba bayangkan, blog belajar seo ini sudah saiia update berkali-kali, namun jika diakses menggunakan telkomsel flash, yang muncul di halaman pertama bukanlah posting-posting terbaru, melainkan posting yang saiia buat pada tanggal 12 januari lalu. Sebuah kondisi yang cukup mengganggu bukan?
Untuk beberapa bulan yang lalu, saiia bisa dengan mudah mengakali kondisi ini hanya dengan menggunakan Open DNS, namun sangat disayangkan, penggunaan Open DNS pada saat sekarang ini jarang berhasil. Entah apa penyebabnya, saiia sendiri kurang tau. Namun menurut master IT kang Harry sufehmi dalam artikel ISP : fix your bloody DNS, beliau menjelaskan bahwa refresh rate caching DNS telkomsel itu memang sengaja di set satu minggu sekali. Bahkan mayoritas ISP besar di Indonesia pun melakukan hal tersebut. Sehingga situs-situs yang kita akses itu, rata-rata cuma cache dari user lain. Alamak… apa-apaan nih, masa pelanggan tsel flash cuma disuruh akses situs-situs yang ga up to date. Cape deh…
Nah, cara mengakali kejadian semacam itu, menurut saiia tidak ada cara lain selain memanfaatkan free proxy, private proxy atau SSH Tunnel. Untuk free proxy, di Google banyak, namun tidak optimal karena yang menggunakan orang banyak. Sementara untuk private proxy, bisa dibuat jika kita memiliki server sendiri, paling tidak ya VPS. Namun untuk account SSH tunnel tanpa shell akses, saiia masih ada stok dan masih bisa dipergunakan bersama-sama. Detailnya silahkan lihat dibawah ini.
1. Server: abangadek.com <<— milik kang Harry juga kalau ga salah ![]()
username: net
password: cepat123
2. Server: 209.25.133.89, <<— unknown, saiia nemu di Google
username: outpower
password: password
3. Server: 205.234.132.157 <<— unknown juga ![]()
username: demo
password: cpanel
Jika ada dari teman-teman belum tau cara tunneling via ssh, silahkan lihat tutorialnya di tempatnya kang Harry juga, linknya disini. Eniwei, semoga bermanfaat.



17/10/2009 at 08:22
Flash sejak dahulu kala memang selalu saja ada masalahnya, terima kasih infonya mas
07/02/2010 at 19:17
makasih infonya fren. langsung dicoba.:D