Kalah Kualitas Rebut Dengan Kuantitas

Dari dulu sampai sekarang, ada masalah klasik yang selalu mengganjal para optimizer pemula untuk maju. Kebanyakan, termasuk saya sendiri, justru hanya terpaku dengan hasil SERP dari sebuah keyword yang dibidik. Jika hasilnya maksimal, kita merasa puas dan begitupun sebaliknya. Padahal, dari kasus seperti ini, tidak jarang keyword yang di perjuangkan itu justru tidak memberikan keuntungan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Hasilnya bisa ditebak, kita hanya akan membuang waktu dengan sia-sia tanpa mendapat ROI (return of investment) sama sekali. Dari sini, sebenarnya bisa kita tarik benang merah. Ternyata dengan menggunakan cara tersebut, kita telah melupakan tujuan utama dari proses optimasi, yaitu mendatangkan traffic. Oleh karenanya, jangan heran apabila kasus diatas terus berulang, bukan keuntungan yang didapat, melainkan kebingungan mengapa dengan SERP yang bagus namun blog kita tetap sepi pengunjung.

Kalau kalah kualitas rebut dengan kuantitas saja bung!Merebut sebuah keyword kompetitif memang dambaan semua pemain SEO, namun, memaksakan diri untuk terus menerus fokus pada satu keyword kompetitif juga tidak benar. Salah satu alasanya telah saya singgung diatas, yakni, belum tentu keyword yang dikejar tadi bisa selalu mendatangkan traffic yang menguntungkan. Mungkin, kawan-kawan cukup bingung bagaimana mungkin jika SERP saja buruk, kok bisa datengin traffic. Dan seperti judul diatas, jika SEO kita kalah kualitas, rebut dengan kuantitas.

Pendapat diatas bukan hasil dari pemikiran saya sendiri dan bukan juga dari master SEO, melainkan dari seorang master traffic yang sayangnya tidak mau disebutkan namanya disini. Menurut beliau, adalah percumah mendapat SERP bagus tetapi miskin pengunjung. Lebih baik, mengejar ribuan keyword dengan SERP alakadarnya, namun mampu mendatangkan puluhan ribu pengunjung perhari.

Sebagai catatan, website beliau jarang berada di halaman depan untuk hampir semua keyword yang dibidik, mayoritas berada di halaman 2, 3 atau bahkan halaman 4. Namun demikian, jangan dianggap remeh, faktanya visitor uniknya bisa mencapai angka 25.000 sampai 30.000 per hari (berdasar data Desember 2009). Well, that’s so fantastic number, right? Dan masih menurut beliau, kunci utamanya bukanlah kualitas SEO yang mencengangkan, namun cukup dengan kuantitas page yang terindeks di mesin pencari dan variasi keyword dari A – Z. Sebagai tambahan, menurut hasil cek index page terakhir, website beliau memiliki tak kurang dari 150.000 index di paman Google.

Kesimpulanya, jika sementara ini kita kalah kualitas dengan yang lain, segeralah rebut dengan kuantitas page maupun keyword. Begitupun jika kita telah memiliki kualitas, segera kejar kuantitas agar usaha optimasi tak berakhir sia-sia.

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika kalimat-kalimatnya mbulet… I am not a professional writer wekekek…


19 Responses to “Kalah Kualitas Rebut Dengan Kuantitas”

Pages: « 1 2 3 [4] Show All

  1. 16
    personal blog:

    jadi makin banyak halaman makin bagus ya

  2. 17
    Blogger Ceria:

    wah jadi pencerahan nih.. hehe.. :)

  3. 18
    Kopi Tozie:

    Wuiih betung banget sob Kuantitas kadang berpengaruh cukup besar buat jaring pengunjung , setuju gw. Sorry semalem aq ketiduran jadi gak OL

  4. 19
    lutfi:

    wah , menarik , masuk akal juga sih , coba diterapkan juga ah :)

Leave a Reply